PPSI — Desil menjadi salah satu dasar utama pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial (bansos) dan sejumlah program bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Sistem ini membagi rumah tangga berdasarkan peringkat kesejahteraan untuk menentukan prioritas penyaluran bantuan.
Pengelompokan desil dilakukan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan mengukur berbagai variabel sosial ekonomi seperti kondisi individu, kondisi tempat tinggal, dan kepemilikan aset.
Pengertian Desil
Menurut keterangan resmi pada DTSEN, desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang dibagi menjadi 10 tingkatan. Setiap desil mewakili 10% rumah tangga dalam populasi penilaian.
Desil tersebut kemudian menjadi salah satu dasar penetapan sasaran penerima bansos. Kelompok prioritas biasanya berada pada desil 1 sampai 4, yang mencakup 40% rumah tangga dengan peringkat terbawah dan diprioritaskan untuk program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau bantuan sembako.
Rincian Klasifikasi Desil
Desil 1: Rumah tangga dalam 10% terendah (sangat miskin)
Desil 2: Rumah tangga dalam 10–20% terendah (miskin)
Desil 3: Rumah tangga dalam 20–30% terendah (hampir miskin)
Desil 4: Rumah tangga dalam 30–40% terendah (rentan miskin)
Desil 5–6: Rumah tangga dalam 40–60% terendah
Desil 7–10: Rumah tangga dalam 30% tertinggi
Cara Menentukan dan Cek Desil
Penentuan desil tidak sembarangan. Dinas Sosial menyebutkan setidaknya ada lima indikator yang digunakan sebagai dasar penilaian:
Pendapatan keluarga
Kondisi rumah dan fasilitas dasar
Kepemilikan aset
Akses terhadap pendidikan dan kesehatan
Jumlah tanggungan dalam keluarga
Keberadaan anggota keluarga rentan (lansia, anak, disabilitas)
Semua indikator diolah dalam DTSEN untuk menghasilkan pemeringkatan yang lebih objektif. Masyarakat dapat memeriksa besaran desil dengan langkah berikut:
Buka laman Cek Bansos Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id/
Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Ketikkan huruf kode atau captcha yang muncul
Jika huruf kode tidak jelas, klik refresh
Klik tombol “CARI DATA”
Hasil pencarian akan menampilkan desil dan keterangan apakah seseorang masuk daftar penerima bansos. Jika data dirasa tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data melalui kelurahan atau desa setempat.
Fungsi Desil dalam Penyaluran Bansos
Dinas Sosial menjelaskan beberapa fungsi desil dalam mekanisme penyaluran bantuan sosial:
Menentukan sasaran sehingga bantuan lebih tepat kepada warga yang membutuhkan.
Meningkatkan transparansi data sehingga masyarakat memahami alasan penerimaan atau penolakan bantuan.
Mengurangi kesalahan data karena pemeringkatan terpadu di DTSEN.
Mempercepat dan mengefisienkan proses penyaluran karena mengurangi prosedur berulang.
Informasi terkait mekanisme penyaluran bansos juga disertai materi video penjelasan mengenai rencana penyaluran melalui aplikasi digital.
Ikuti PPSI
