PPSI — Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai mendapat Anugerah Adiluhung pada acara penghargaan nasional yang digelar di Bali. Penghargaan itu diserahkan pada Jumat, 3 Juli 2026, di Grand Ball Room The Trans Resort Bali dan diterima oleh cicit almarhum, I Gusti Ngurah Gede Basudewa Wiratama.
Penyerahan dilakukan oleh Chairul Tanjung, didampingi Pemimpin Redaksi Ardhi Suryadhi. Anugerah Adiluhung diberikan kepada tokoh yang dinilai mendedikasikan hidup untuk bangsa dan negara.
Latar Belakang Perjuangan Ngurah Rai
I Gusti Ngurah Rai dikenal sebagai pemimpin yang gugur saat memimpin pertempuran Puputan Margarana pada 20 November 1946. Peristiwa itu disebut sebagai simbol perjuangan rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Sunda Kecil, Ngurah Rai dikisahkan mampu menyatukan kekuatan perjuangan di Bali. Nilai-nilai yang ditinggalkannya meliputi keberanian, kehormatan, integritas, pengabdian, dan semangat pantang menyerah.
Pengakuan dan Penghormatan
Ngurah Rai ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 9 Agustus 1975. Nama beliau juga diabadikan pada berbagai fasilitas publik seperti bandara internasional, nama jalan, taman, hingga institusi pendidikan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan perjuangannya.
Tujuan Penghargaan Adiluhung
Anugerah Adiluhung 2026 merupakan bagian dari rangkaian penghargaan yang bertujuan memberi apresiasi kepada tokoh, institusi, komunitas, dan pelaku usaha yang dinilai inovatif serta memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Bali dan kawasan Nusa Tenggara.
Penghargaan ini diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai berhasil mendorong pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan sosial melalui program serta inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Ikuti PPSI
