Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI) mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Ahmad Abas Musofa, M.Ag sebagai Ketua Asosiasi Program Studi Sejarah Islam se-Indonesia (APSII) Periode 2024-2026.
Buku ini penting karena;
Segenap Pengurus dan Keluarga Besar Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI) Turut Berduka Cita atas wafatnya Prof Dr Said Hamid Hasan MA Guru Besar Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Pendidikan Indonesia.
“Semoga beliau husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa dijaga oleh Allah SWT” Amin.
Segenap pengurus dan keluarga besar Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI) mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Prof. Dr. Phil. Ichwan Azhari, M.S atas diraihnya jabatan guru besar atau professor dalam bidang Ilmu Sejarah FIS Universitas Negeri Medan
Segenap pengurus dan Keluarga Besar Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI) Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Prof. Dr. Dhanang Respati Puguh, M.Hum atas diraihnya jabatan guru besar atau professor dalam bidang Sejarah Kebudayaan Fakultas Ilmu Budaya Univesitas Diponegoro.
Segenap Pengurus dan Keluarga Besar Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI) Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Prof. Dr Endah Sri Hartatik, M. Hum atas diraihnya Jabatan Guru Besar atau Professor dalam Bidang Sejarha Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.
Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kelembagaan PPSI sebagai Penopang Program Studi Sejarah di Indonesia, pada Kamis, 24 Agustus 2023 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Makassar.
Dalam pertemuan rutin PPSI selalu memberi ruang untuk membahas persoalan kurikulum dan kompetensi lulusan. Kedua hal itu menyiratkan adanya usaha untuk mencapai sinergi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi bagi para calon sejarawan. Peninjauan mendalam terhadap perubahan struktur kebijakan penyelenggaraan pendidikan tinggi, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dan dinamika bursa tenaga kerja yang secara langsung terkait dengan proses belajar mahasiswa maupun perkembangan karir alumni program studi Sejarah mesti segera dilakukan. Setiap program studi secara bertahap tentu harus beradaptasi terhadap perubahan-perubahan itu.
Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah dengan tema “25 Tahun Reformasi: Membaca Arah Baru Indonesia” pada Jumat 25 Agustus 2023, di Aula Prof. Mattulada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin.
Kegiatan ini diawali dengan Sambutan Ketua PPSI, Dr Ilham Daeng Makkelo M Hum, Sambutan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Prof Dr Akin Duli M A, dan Sambutan Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis, Prof Dr Eng Ir Adi Maulana, ST M Phil.
Perkumpulan Prodi Sejarah Se-Indonesia (PPSI), Departemen Ilmu Sejarah Universitas Airlangga, Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara, Departemen Ilmu Sejarah Universitas Hasanuddin, dan Jurusan Sejarah Universitas Andalas akan menyelenggarakan “Konferensi Internasional Untuk Peringatan 100 Tahun Sartono Kartodirdjo” pada Rabu- Kamis, 20-21 September 2023 di Kampus B Universitas Airlangga Surabaya.
Sartono Kartodirdjo adalah sejarawan terpenting di Indonesia pascakolonial. Disertasinya tentang pemberontakan petani di Banten abad ke-19 yang ditulis dan dipertahankan pada 1966 telah diperdebatkan sebagai studi subaltern yang penting sebelum studi subaltern didirikan sekitar lima belas tahun kemudian.
Buku Pertunjukan Sakral dan Profan : Kesenian Tradisional Masyarakat Adat Tanah Toa Kajang Bulukumba Sulawesi Selatan dengan penulis Samidi, Sarkawi B. Husain, dan Johny Alfian Khusyairi.
Buku ini mengurai eksistensi kesenian tradisional (di tengah percepatan perubahan teknologi informasi) dengan fokus perhatian pada relasi antara ritual-ritual adat-istiadat dan kesenian tradisi.
Analisis diarahkan pada beberapa hal, antara lain pendataan dan pendeskripsian ritual-ritual dan kesenian-kesenian tradisional dalam masyarakat adat Tanah Toa; dan analisis hubungan kesenian tradisional itu dengan ritual-ritual dalam masyarakat.