— Kementerian Agama kembali menggelar program Cek Arah Kiblat Nasional 2026 melalui Gerakan Indonesia Berkiblat. Pendaftaran titik verifikasi dibuka 1-10 Juli 2026 dan pemeriksaan arah kiblat dilakukan serentak pada 15-16 Juli 2026.

Program memanfaatkan momen rashdul kiblat, ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah, sehingga bayangan benda tegak dapat digunakan untuk menunjukkan arah kiblat secara akurat.

Pendaftaran Dan Target Titik Verifikasi

Kementerian Agama menetapkan pendaftaran daring dibuka pada 1-10 Juli 2026. Instansi menargetkan 1.448.000 titik verifikasi di seluruh Indonesia.

Masyarakat yang ingin ikut dapat mendaftarkan lokasi verifikasi melalui laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev. Setelah pendaftaran, lokasi akan masuk dalam daftar titik verifikasi nasional.

Langkah-Langkah Pendaftaran

  1. Buka laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev.
  2. Pilih “Akses Portal Peserta (Login)”, kemudian klik “Daftar di sini”.
  3. Isi data yang diminta, seperti nama, lokasi pengamatan, alamat, provinsi, kabupaten/kota, alamat email, dan kata sandi.
  4. Tekan “Daftar Sekarang” lalu masuk (login) menggunakan akun yang telah dibuat.
  5. Daftarkan titik lokasi yang akan mengikuti verifikasi pada 15-16 Juli 2026.

Pelaksanaan Verifikasi

Pengecekan arah kiblat dijadwalkan berlangsung saat rashdul kiblat, yaitu pada pukul 16.27 WIB, 17.27 WITA, dan 18.27 WIT pada tanggal pelaksanaan.

Panduan Kementerian Agama menjelaskan cara pemeriksaan: pasang tongkat atau benda lurus tegak lurus di tempat terbuka, amati bayangan saat waktu rashdul kiblat, lalu garis yang berlawanan dengan arah bayangan menunjukkan arah kiblat.

Kemenag mengingatkan agar jam yang dipakai sudah disesuaikan dengan waktu resmi dan lokasi pengecekan tidak terhalang bangunan atau pepohonan yang dapat mengganggu terbentuknya bayangan.

Sertifikat Partisipasi

Peserta yang mengikuti Gerakan Indonesia Berkiblat akan memperoleh sertifikat partisipasi sebagai apresiasi atas keterlibatan dalam program nasional ini.

Kementerian Agama menyatakan kegiatan ini bertujuan mendorong lebih banyak masyarakat memiliki acuan arah kiblat yang tepat serta meningkatkan pemahaman mengenai penentuan arah kiblat menurut ilmu falak.

Pendaftaran masih dibuka sampai 10 Juli 2026. Setelah mendaftarkan titik verifikasi, peserta dapat mengikuti pengecekan serentak pada 15-16 Juli 2026 sesuai waktu rashdul kiblat di wilayah masing-masing.