— Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas one way menuju Jakarta di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, siang ini. Penerapan ini membuat kendaraan dari arah Puncak sementara dihentikan.

Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan kebijakan ini dilakukan setelah pada pagi hari diberlakukan one way dari Jakarta menuju Puncak sejak pukul 08.00.

“Saat ini Satlantas Polres Bogor sudah menerapkan one way ke arah bawah atau dari Puncak menuju ke Jakarta, setelah sebelumnya, dari pukul 8.00 kami terapkan one way ke arah atas atau dari Jakarta menuju ke Puncak,” ujar Afif di Simpang Gadog, Minggu (5/7/2026).

Afif menjelaskan one way diterapkan untuk memprioritaskan arus kendaraan wisatawan yang kembali ke Jakarta. Penerapan bersifat situasional dan akan diakhiri sesuai kondisi arus lalu lintas dan volume kendaraan di Jalan Raya Puncak.

“Untuk pola one way yang kami berlakukan di pos Gadog ini adalah mengikuti volume kendaraan. Untuk polanya, apabila pagi hari itu akan diterapkan one way dari arah Jakarta menuju ke Puncak,” kata Afif.

Afif menambahkan, pada siang hari rekayasa lalu lintas menyesuaikan dengan jam check out hotel, yang menyebabkan lonjakan kendaraan dari Puncak menuju Jakarta sehingga diberlakukan one way arah bawah.

“Sedangkan untuk di siang hari menyesuaikan dengan jam check out hotel, yang mana kondisi itu mengakibatkan volume kendaraan yang dari arah Puncak menuju ke Jakarta tinggi, sehingga akan kami buka rekayasa one way dari arah Puncak menuju ke Jakarta,” tambahnya.

Afif juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti aturan dan arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan pengendara.

Volume Kendaraan Meningkat 20 Persen

Polres Bogor mencatat total 29.000 kendaraan melintasi Jalan Raya Puncak sejak malam hingga siang ini. Rinciannya 18.000 kendaraan menuju Puncak via Tol Jagorawi dan 11.000 kendaraan mengarah ke Jakarta.

“Untuk sampai saat ini, volume kendaraan yang melintas dari gerbang tol Jakarta atau gerbang tol Ciawi menuju ke arah Puncak sebesar 18.000 kendaraan atau meningkat sebesar 26 persen dibandingkan dengan weekend pada hari biasa,” ujar Afif.

“Sedangkan untuk yang turun atau dari arah Puncak menuju ke Jakarta sebesar 11.000 kendaraan atau meningkat 14 persen dibandingkan hari biasa,” imbuhnya.