PPSI — Brigpol Kamaludin, Bhabinkamtibmas Desa Sermong, Polsek Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, menjalankan program pemberdayaan ekonomi sejak 2021 untuk mengubah warga yang sebelumnya tidak bekerja menjadi memiliki penghasilan.
Langkah itu dilakukan melalui pendampingan beternak, bercocok tanam, serta bantuan bahan baku untuk anyaman bambu. Program ini membuat sebagian warga mampu menjalankan usaha produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Langkah Awal Saat Pandemi
Kamaludin menceritakan inisiatifnya berawal pada masa pandemi COVID-19, ketika ia melihat penurunan kondisi ekonomi warga.
“Pada saat saya menjadi Bhabinkamtimbas itu masih suasana pandemi COVID-19, dari situ melihat bahwa ekonomi masyarakat itu menurun,” kata Kamaludin dalam wawancara sebagai kandidat Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berdedikasi.
Bantuan Bibit dan Pendampingan
Daripada memberi bantuan sembako, Kamaludin memilih memberi bibit tanaman dan ternak serta membina warga agar mandiri secara ekonomi. Ia menyebutkan memberi modal, mengatur mentor, dan membantu pemasaran tanpa mengambil uang transaksi.
“Saya memberikan bibit tanaman, bibit ternak. Saya ngobrol dengan ibu-ibu mau bikin telur asin, ‘Mau Pak Bhabin, untuk tambah penghasilan’, dari situ saya bilang ibu-ibu siapin tenaga saja, untuk modal, mentor itu urusan saya,” ujar Kamaludin. “Begitupun anyaman bambu, saya support bahan bakunya dari bambu, habis itu saya dampingi mereka saya menjual, saya cari pembelinya, saya pertemukan dengan syarat tidak boleh ada transaksi uang melalui saya,” tambahnya.
Perubahan pada Warga
Salah satu penerima manfaat, Bambang Akbar, mengatakan ia dulunya termasuk “kaum rebahan” karena tak punya pekerjaan. Setelah dibantu Kamaludin, ia menerima unggas, kandang, dan lahan untuk bercocok tanam.
“Saya istilahnya kaum rebahan dulu. Karena kita tak ada pekerjaan. Setelah Bapak Bhabin datang ‘kamu maunya apa?’ dia lihat skill atau kemauan kita di mana, dia langsung support, dia bawa unggas, dari lima ekor berkembang, sudah ndak muat di samping rumah kita pindah, dibantu bikin kandang,” ujar Bambang. Kini ia mengelola hingga 3 hektare lahan pertanian.
“Pak Kamal luar biasa, tidak ada istilah hitung-hitungannya, membantu kami ini, belum pernah dia minta istilahnya timbal balik semua hasil kerja, padahal beliau yang support, beliau yang modali, tidak pernah sekalipun beliau minta itu,” tambah Bambang.
Dampak Desa
Kepala Desa Sermong, Rosidi, menyebut kehadiran Kamaludin membawa perubahan lingkungan dan menggerakkan ekonomi lokal, tidak hanya tugas kepolisian terkait keamanan dan ketertiban.
“Jadi saya itu sudah kedatangan Bhabinkamtibmas itu sudah 3 orang termasuk Pak Kamaludin ini yang terakhir pada masa jabatan saya. Kita tidak membanding-bandingkan Pak Bhabin kita, tapi dengan kedatangan beliau ini, ya berubah lingkungan ini,” kata Rosidi. Menurutnya, kegiatan ketahanan pangan membantu mengurangi jumlah pengangguran di desa.
Respons Kepolisian
Kapolsek Taliwang, AKP Zainal Abidin, menyampaikan kebanggaannya terhadap Brigpol Kamaludin dan menyebutnya sebagai ikon Bhabinkamtibmas di Sumbawa Barat karena menjalankan tugas dengan ikhlas dan tanpa motivasi lain selain melayani masyarakat.
“Memang anggota saya Brigpol Kamaludin adalah ikon-nya Bhabinkamtibmas di Sumbawa Barat, karena beliau melaksanakan tugas itu, ikhlas, tidak ada tendensi, tidak motivasi lain kecuali hanya untuk melayani, bahkan merespons masyarakat apa yang kesulitan masyarakat dia bantu,” ujar Zainal.
AKP Zainal juga menyatakan bahwa pembiayaan program yang dilakukan Kamaludin bukan berasal dari donatur, melainkan dari dukungan operasional Bhabinkamtibmas dan sumbangan pribadi anggota tersebut.
“Saya bangganya, pembiayaan itu tidak sedikitpun Brigadir Kamaludin itu mengenakan donatur orang lain, ndak. Bhabinkamtibmas mempunyai Dukops dari kepolisian, itu semua digunakan operasional mereka membantu masyarakat, mereka mencarikan bibit, tidak cukup itu saya, ada dia cerita sama saya itu, menyisihkan sedikit rezekinya untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.
Ikuti PPSI
