— Jakarta — Warga menyambut positif rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun jembatan Gembok Cinta di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Proyek itu dipandang berpotensi menjadi daya tarik baru ibu kota dan ruang berkumpul bagi anak muda.

Jembatan direncanakan berada di atas Kali Cideng, tepat di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan khusus difungsikan untuk memasang gembok cinta sehingga tidak mengganggu pengguna jembatan penyeberangan orang (JPO) maupun akses Transjakarta dan LRT.

Respons Pengguna Jalan

Sejumlah warga yang ditemui di Jalan HR Rasuna Said menyatakan dukungan. Kinan (25) mengatakan lokasi di atas sungai lebih cocok dibandingkan JPO karena tidak akan menghalangi pejalan kaki atau penumpang angkutan umum.

“Iya, soalnya kayaknya nanti kalau di atas JPO (jembatan penyeberangan orang), kayaknya ganggu orang ya yang mau naik TJ (Transjakarta) atau LRT. Jadi udah bagus sih kalo emang rencananya di sungai ini,” kata Kinan.

Harapan Penataan Kali Cideng

Kinan berharap pembangunan jembatan diikuti penataan Kali Cideng agar sungai tetap bersih dan tidak berbau. Dia menginginkan tata kelola lingkungan yang membuat kawasan lebih rapi.

“Menurut aku kayaknya udah bagus di atas sungai ini ya. Tinggal dibikin rapi aja sungainya. Maksudnya kayak bikin gimana sungainya biar jadi terus bersih, biar jadi nggak bau,” kata Kinan.

Permintaan Lebar Jembatan dan Kesadaran Pengunjung

Fadlan (29) juga menyetujui pilihan lokasi tersebut. Ia meminta agar jembatan dibuat lebih lebar dari jembatan penyeberangan pada umumnya sehingga tidak mengganggu alur penumpang LRT dan Transjakarta.

“Ya udah bener sih dibangun di atas sungai ini. Kalo di JPO kan takutnya nanggung sama yang mau ke LRT sama naik TransJ. Nah paling kalau menurut saya jembatannya aja sih dibikin bagus dan lebar gitu,” ujar Fadlan.

Fadlan kembali menekankan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan mengimbau pengunjung agar bertanggung jawab saat berkunjung.

“Iya sama sungainya juga harus bersih terus. Jadi nggak bau atau kotor gitu. Yang main ke sini juga harus bisa jaga kebersihan lah,” katanya.

Ketertarikan Memasang Gembok

Fadlan menyatakan akan memantau respons publik terhadap jembatan tersebut. Jika jembatan menjadi viral, ia berniat ikut memasang gembok.

“Ya karena saya kerja di sini saya kayaknya ikut (pasang gembok) lah. Lihat viral atau nggaknya dulu sih saya. Tapi kayaknya nanti bakal viral sih,” imbuhnya.

Penjelasan Pemerintah Provinsi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut lokasi jembatan berada pada sambungan antara Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Kuningan Persada di atas sungai yang menghubungkan Rasuna Said dengan jalan di depan KPK.

“Tetapi di situ kan ada sungai dan sungai itu yang menghubungkan antara Rasuna Said dengan jalan di depan KPK. Nah, itu kan ada jembatan yang kita buat. Mudah-mudahan saya berharap, sebagai bagian dari integritas kita dan juga memberikan ruang bagi ekspresi anak-anak muda Jakarta, silakan dibangun, digunakan untuk menjadi Gembok Cinta,” kata Pramono.

Pramono menegaskan konsep jembatan itu sengaja tidak ditempatkan di JPO agar tidak mengganggu aktivitas pejalan kaki. “Jadi bukan di JPO di atas, kalau itu nanti mengganggu pejalan,” tambahnya.