PPSI — Agus Fatoni resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPN IKAPTK) untuk periode 2026–2031.
Pemilihan berlangsung pada Kongres Nasional Luar Biasa (Konaslub) IKAPTK yang diselenggarakan di Gedung Balairung Jenderal Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, pada Sabtu (27/6/2026). Konaslub dihadiri ketua IKAPTK provinsi seluruh Indonesia serta ketua komisariat kementerian/lembaga dan ketua IKAPTK kabupaten/kota.
Organisasi Dan Keanggotaan
IKAPTK merupakan wadah alumni berbagai jenjang pendidikan tinggi kepamongprajaan, termasuk Kursus Dinas C (KDC), Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Jumlah anggota IKAPTK tercatat mencapai 45.929 orang.
Pesan Dan Dukungan
Menanggapi pemilihannya, Fatoni menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama proses Konaslub.
“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada panitia dan seluruh peserta Konaslub, kepada pengurus IKAPTK sebelumnya yang telah meletakkan pondasi yang kuat. Terima kasih dukungan dan kepercayaan Ketua Komisariat, DPN, DPP dan DPK serta pimpinan sidang. Terima kasih dukungan dan arahan Pembina DPN IKAPTK Bapak Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Dalam Negeri, Sekretaris Jenderal, Rektor IPDN, pimpinan kementerian/lembaga, Gubernur, Bupati, dan Walikota,”
Ia menilai dukungan berbagai pihak menunjukkan penerimaan organisasi oleh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Ini bukti bahwa kita bisa diterima semuanya. Ini kebanggaan kita. Terima kasih atas dukungan, atas kepercayaan, atas usulan, atas amanah yang diberikan ini. Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,”
Riwayat Jabatan Dan Pengalaman
Fatoni saat ini menjabat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Ia pernah menjadi salah satu penggagas dan pendiri Forum Komunikasi Purna Praja (FKPP) serta sebelumnya memegang sejumlah posisi di IKAPTK, termasuk Ketua periode 2010–2015 dan Ketua Harian DPN periode 2017–2021.
Di ranah birokrasi, Fatoni pernah dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur untuk empat provinsi: Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua. Selain itu, ia pernah menjabat Pelaksana Harian Sekretaris Jenderal Kemendagri, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Sekretaris KORPRI, Kepala Pusat Kerjasama, Kepala Bagian Protokol Kemendagri, dan Sekretaris Pribadi Kemendagri.
Aktivitas organisasi Fatoni juga luas, termasuk pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa IIP, Ketua Umum Forum Koordinasi Protokol Indonesia, Ketua Umum Pujangga Nusantara, serta terlibat di Komite Audit Wali Amanat Universitas Sriwijaya dan Wakil Ketua Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP).
Penghargaan
Fatoni memperoleh berbagai penghargaan sepanjang kariernya. Di antaranya penghargaan Mahasiswa Teladan IIP (1999), penghargaan sebagai Penjabat Gubernur Terbaik Total Semua Bidang dan Terbaik Bidang Ekonomi Daerah (2023), serta dua kali menerima PIN Emas dari Kapolri (2023 dan 2024).
Penghargaan media yang tercatat meliputi Indonesia Top Achievements of The Year: Excellence in Regional Finance Governance 2026, Digital Innovation Awards 2026, CNN Award Kategori Leading Public Infrastructure Management (2024), serta beberapa penghargaan lain dari media nasional pada 2023–2024.
Selain penghargaan formal, Fatoni juga beberapa kali menerima gelar adat, antara lain Sutan Raja Pangondian dan Panabalan Marga Hasibuan (Padang Lawas, 2024), Kanjeng Raden Tumenggung (Keraton Surakarta, 2024), Meraje Emban Adat (Kabupaten Muara Enim, 2023), dan Pangeran Batuah Seketi (Kota Lubuklinggau, 2023).
Ikuti PPSI
