— Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyatakan Festival Karnaval Budaya Nusantara dan Pentas Seni menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antara pemerintahan kota di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri parade budaya yang diikuti 55 kota pada rangkaian acara bertema “The Sparkling of Local Heroes and Culture” di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (2/7).

Festival ini bagian dari agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Para peserta dan penonton memadati lokasi acara, dan meski sempat turun hujan, atraksi tetap berlangsung penuh semangat.

Bima Arya, bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Ketua APEKSI Eri Cahyadi, dan sejumlah kepala daerah memilih bertahan di tengah gerimis untuk memberi dukungan dan apresiasi kepada peserta karnaval.

Ia memuji langkah Pemerintah Kota Medan yang mengorganisir festival dengan melibatkan puluhan kota dari berbagai daerah.

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang telah menyuguhkan rangkaian acara yang sangat spektakuler. Karena kita lihat walaupun hujan, mereka tidak bergeser. Mereka tetap berada dalam posisinya masing-masing dan tetap menyuguhkan tarian yang sangat kolosal dan spektakuler,” ujar Bima.

Bima mengatakan antusiasme peserta yang tetap menampilkan atraksi meski hujan mencerminkan komitmen bersama untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, semangat yang ditunjukkan delegasi kota menjadi cerminan kekompakan dan sinergi dalam menjaga serta mempromosikan kekayaan budaya Nusantara.

Kolaborasi antarkota tersebut, kata Bima, menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan daya tarik budaya Indonesia baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini adalah simbol bahwa kota-kota Indonesia terus bergerak maju dan berkolaborasi,” pungkasnya.