PPSI — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memasang alat pemantau kualitas udara di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, pasca kebakaran yang terjadi pada 30 Juni.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat meminta masyarakat menghindari aktivitas di luar radius 1,7 kilometer dari titik pusat kebakaran berdasarkan hasil pemodelan teknis parameter PM2.5.
“Dari analisa data pantau (hingga 3 Juli malam) dan elaborasi data BMKG maka dengan simulasi pemodelan teknis parameter kunci PM2.5 yang berbahaya bagi pernafasan langsung/potensi penyebab ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas), maka diperkirakan batas aman warga untuk berada di luar jarak (radius) 1,7 km dari titik pusat TPA Jatiwaringin,” ujar Jumhur.
Pemerintah telah mengevakuasi warga ke lokasi yang dinilai lebih aman, menerjunkan tim medis, serta membagikan masker. Jumhur menyebut hingga saat ini tercatat 139 kasus ISPA dan 50 warga telah diungsikan ke kantor desa setempat.
“Sampai saat, sudah ada 139 kasus ISPA dan 50 warga diungsikan ke kantor Desa setempat yang lokasinya cukup aman dari dampak asap,” kata Jumhur.
Semua biaya pengobatan ditanggung Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pemkab juga telah menetapkan status darurat bencana dan melalui BPBD berkoordinasi dengan BNPB untuk permintaan bantuan pemadaman udara.
“Seluruh pengobatan ditanggung oleh Pemda Kabupaten Tangerang. Pemkab Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang sudah berkoordinasi dengan BNPB untuk meminta bantuan pemadaman dari udara atau Helikopter,” jelas Jumhur.
Untuk memantau dampak asap, KLH menempatkan dua stasiun pemantau bergerak, tiga alat pemantau portabel di kawasan permukiman terdampak, serta satu alat pemantau di lokasi pengungsian.
Jumhur mengatakan upaya pemadaman dilakukan melalui berbagai metode, termasuk penggunaan helikopter, pengerahan 18 unit pemadam kebakaran, serta 30 personel berpengalaman dalam memadamkan lahan gambut terbakar.
“Pemadaman dilakukan baik dari udara, permukaan dan dengan injeksi pada kedalaman timbunan sampah. Koordinasi dengan BNPB dilakukan untuk membuat hujan buatan. Menurut BMKG ada kemungkinan hari ini Minggu (5/7) akan ada awan sehingga bisa dibuat hujan buatan,” ungkapnya.
Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi pada Selasa (30/6). Menurut keterangan resmi, angin kencang dan cuaca panas mempercepat penyebaran api hingga membesar.
Ikuti PPSI
