— Personel Sat Narkoba Polres Katingan, Aiptu Sumaryanto, yang sempat dinyatakan hilang saat operasi pemberantasan narkoba di Kalimantan Tengah ditemukan dalam kondisi gugur. Jenazah Sumaryanto ditemukan mengapung di sungai saat proses pencarian hari Minggu pagi.

“Telah ditemukannya satu jenazah atas nama Aiptu Sumaryanto,” ujar Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2026).

Lokasi Penemuan dan Proses Pencarian

Jenazah ditemukan di Sungai Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, sekitar pukul 09.30 WIB. Proses pencarian berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga 09.30 WIB oleh tim gabungan.

Tim pencarian terdiri dari personel Polda Kalteng, Kodim 1019/Ktg, Basarnas, dan warga setempat. Upaya penyisiran menggunakan tiga unit perahu karet serta delapan unit kapal ces kecil menyusuri alur sungai dan kawasan hutan pinggiran sungai, hingga diperluas sampai ke pasar Desa Samba.

Jenazah kemudian dikirimkan dengan ambulans ke RS Bhayangkara Palangkaraya untuk keperluan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut, kata Eko.

Kronologi Operasi dan Bentrokan

Penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei terjadi pada Rabu (1/7) dini hari dan melibatkan 12 personel. Tim yang tiba di lokasi dibagi menjadi dua bagian: satu tim melakukan penindakan di rumah target, sementara tim lain bersiaga sebagai pendukung.

Saat penangkapan berlangsung, target berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika sejumlah orang di dalam rumah dan warga sekitar melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.

Berdasarkan laporan kepolisian, massa yang semula melakukan perlawanan terus bertambah dan menyerang menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan. Kondisi yang tidak terkendali memaksa personel untuk menyelamatkan diri, termasuk beberapa yang terpaksa berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan sambil menunggu bantuan tambahan.

Korban Dalam Operasi

Saat kejadian, Aipda Yudhie dilaporkan tewas. Dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan lainnya, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat tidak diketahui keberadaannya.

Bripda Nopandri ditemukan lebih dahulu dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian yang dilanjutkan terhadap Sumaryanto berujung pada penemuan jenazah hari ini.