PPSI — Koops TNI Habema mengintensifkan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga membunuh pilot pesawat PT AMA Air dan membakar pesawat tersebut di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Korban adalah pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, yang ditemukan tewas usai insiden penyerangan di Bandara Ipdeheik, Desa Balinggama, Distrik Sobaham.
Evakuasi jenazah berlangsung sulit karena medan pegunungan dan kondisi keamanan. “Operasi evakuasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Seluruh proses dilaksanakan mengedepankan faktor keamanan dan ketelitian mengingat medan operasi berada di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Arthadiguna.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Timika, Papua Tengah, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak berwajib sesuai prosedur. Wirya menyatakan pihaknya telah mengidentifikasi kelompok yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
“Pembunuhan terhadap pilot serta pembakaran pesawat PT AMA Air dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak,” ujar Wirya.
Koops TNI sedang mengumpulkan petunjuk untuk menentukan lokasi kelompok tersebut. Di lokasi penembakan, personel Habema juga meningkatkan pengawasan untuk mencegah serangan susulan yang dapat mengancam warga sekitar.
“Patroli juga dilakukan dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga,” tambah Wirya.
Waktu Kejadian
Peristiwa itu terjadi pada Kamis pukul 06.50 WIT. Pesawat yang lepas landas dari Bandara Wamena tiba di Bandara Ipdeheik pada pukul 06.46 WIT dan diserang hingga terbakar, sementara pilot dinyatakan tewas di lokasi.
Ikuti PPSI
