PPSI — Jakarta — Pembangunan Flyover Latumenten di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terus dikebut dan diperkirakan rampung pada Desember 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek itu didampingi anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth, Kamis (2/7/2026).
Anggota DPRD yang kerap disapa Kent menyatakan progres konstruksi masih sesuai jadwal. “Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track, mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti,” ujar Kenneth.
Kent mengisahkan gagasan pembangunan bermula dari keluhan warga sekitar perlintasan kereta api yang sering memicu kemacetan. Saat kunjungan kerja pada 2024, warga meminta solusi untuk mengurai antrean kendaraan akibat aktivitas buka-tutup perlintasan.
Karena belum tersedia anggaran awalnya, Pemerintah Provinsi melakukan kajian terlebih dahulu. Setelah kajian selesai, proyek masuk proses lelang dan pekerjaan dimulai pada penghujung 2025.
Integrasi Antar Moda
Kent menyebut flyover akan dilengkapi fasilitas integrasi antarmoda. Rencana itu mencakup skywalk berlift, jembatan penyeberangan ramah disabilitas, dan halte Transjakarta yang terhubung langsung dengan kawasan sekitar.
“Jadi konsep tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang membawa barang atau kereta bayi,” kata Kent. Menurutnya, lift pada JPO memudahkan akses menuju halte tanpa harus menggunakan tangga.
Fasilitas integrasi diharapkan memperlancar perpindahan moda dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pejalan kaki yang menggunakan transportasi publik.
Anggaran, Progres, dan Target
Gubernur Pramono menyampaikan proyek ini dibiayai sebesar Rp259 miliar. Sampai saat peninjauan, progres pembangunan tercatat 55,2 persen dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026.
Pramono menyatakan flyover merupakan proyek yang dinantikan karena titik tersebut sering mengalami kemacetan berat pada berbagai waktu. Setelah selesai, pemerintah berencana menutup perlintasan sebidang agar arus lalu lintas tidak lagi tersendat oleh buka-tutup palang rel.
“Sehingga seluruh kendaraan nantinya akan diarahkan melintasi flyover sehingga tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta api,” ujar Pramono.
Ia berharap keberadaan flyover dapat memangkas antrean kendaraan di perlintasan serta mengurangi waktu tempuh pengguna jalan di kawasan Latumenten dan Grogol.
Respons Pemerintah Kecamatan
Wakil Camat Grogol Petamburan, RM Pradana Putra, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD yang merealisasikan aspirasi warga. Menurutnya, pembangunan flyover merupakan jawaban atas penantian puluhan tahun.
“Ini penantian warga puluhan tahun. Alhamdulillah terealisasikan. Terima kasih Pak Dewan dan Pak Gubernur. Semoga flyover ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan kemacetan,” tutup Pradana Putra.
Ikuti PPSI
