— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun jembatan bertema Gembok Cinta di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari penataan kawasan yang tengah digarap. Proyek ini dimaksudkan untuk menjadi daya tarik baru dan melengkapi penataan trotoar serta pedestrian yang telah rampung.

Inisiatif pembangunan dua jembatan penyeberangan orang ini diungkapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih manusiawi dan romantis, sekaligus menyediakan ruang ekspresi bagi anak muda Jakarta.

Rencana Perencanaan dan Pendanaan

Staf Khusus Gubernur, Chico Hakim, mengatakan rencana itu saat ini sedang didiskusikan oleh Dinas Bina Marga dan masih dalam tahap perencanaan awal. Detail engineering design (DED) dan proses penganggaran belum final, sehingga belum ada angka pasti terkait biaya.

“Pembangunannya akan menggunakan APBD DKI Jakarta, dan kami akan transparan mengumumkan besaran anggarannya setelah perencanaan lebih matang,” kata Chico saat dihubungi.

Konsep Desain dan Fasilitas

Menurut Chico, jembatan akan didesain bergaya modern dan terintegrasi dengan wajah baru Rasuna Said yang direvitalisasi. Salah satu konsep adalah menyediakan fasilitas khusus untuk memasang gembok cinta sebagai simbol kasih sayang, dengan penekanan pada estetika, kenyamanan pejalan kaki, keamanan, dan inklusivitas.

“Konsepnya adalah jembatan penyeberangan yang melintasi sungai (salah satunya di area dekat KPK), dengan fasilitas khusus untuk memasang gembok cinta sebagai simbol kasih sayang. Desainnya akan mengutamakan estetika yang modern, ramah pejalan kaki, terintegrasi dengan wajah baru Rasuna Said, serta aman dan inklusif,” ujar Chico.

Lokasi dan Fungsi Ruang Publik

Gubernur Pramono Anung menegaskan lokasi yang dimaksud bukan berada di jembatan penyeberangan orang (JPO), melainkan jembatan yang melintasi Sungai Cideng di depan Gedung Merah Putih KPK. Jembatan itu menghubungkan Jalan HR Rasuna Said dengan Jalan Kuningan Persada.

Pramono menjelaskan jembatan nantinya dapat dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi bagi generasi muda. “Mudah-mudahan saya berharap, sebagai bagian dari integritas kita dan juga memberikan ruang bagi ekspresi anak-anak muda Jakarta, silakan dibangun, digunakan untuk menjadi Gembok Cinta,” ujarnya.

Proses Partisipasi Publik

Chico menyebut tim Dinas Bina Marga sedang menyelesaikan desain lengkap jembatan. Setelah desain rampung, rencananya publikasi akan dilakukan untuk membuka ruang masukan dari masyarakat sebelum langkah selanjutnya diambil.